Laser merupakan salah satu teknik tatto removal atau penghapusan tattoo permanen. Untuk menghilangkan tatto permanen memnag membutuhkan cara-cara khusus dalam melakukannya. Lalu apakah ada efek sampingnya? Sudah pasti ada, namun hal itu bisa diminimalisir sebaik mungkin. Seseorang dapat memilih menghilangkan tatto dengan cara apa. Teknik laser merupakan yang paling banyak dipilih saat ini.

Tahukan kamu bahwa tatto yang berwarna gelap seperti hitam dan biru gelap biasanya akan lebih mudah untuk dihilangkan dibandingkan dengan warna lainnya. Selain dari segi warnanya, beberapa hal yang juga memengaruhi tingkat kesulitan menghilangkan tatto adalah kepekatan tintanya, serta kedalaman tinta di bawah permukaan kulit.

Laser tattoo removal sendiri merupakan prosedur menghilangkan tatto tinta permanen melalui sinar laser. Sinar laser akan menembus lapisan kulit dan menghancurkan partikel tinta pewarna dalam sel kulit. Metode laser ini sudah cukup lama dilakukan dan bisa dibilang paling populer. Untuk mendapatkan hasil sempurna dan efek samping yang minim, hal ini harus dilakukan oleh dokter yang kompeten.

Berikut langkah-langkah tatto removal dengan metode sinar laser:

1. Memeriksa respon kulit terhadap laser

Sebelum memulai, dokter ahli biasanya akan terlebih dulu melakukan mencoba. Uji coba dilakukan pada bagian kulit untuk melihat reaksi dari kekuatan sinar laser yang akan digunakan untuk menghapus tatto. Cara ini juga mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Menembakan sinar ke kulit

Setelah uji coba, sinar laser akan diarahkan ke kulit lapisan atas yang bertatto. Namun reaksi yang akan dirasakan saat ini adalah seperti terkena percikan minyak panas pada kulit. Proses ini akan menimbulkan rasa sakit yang cukup.

3. Meredakan rasa sakitnya

Setelah dokter selesai melakukan teknik laser, ia kemudian akan meredakan rasa sakit yang dirasakan dengan mengompres mengguanakan es batu. Selain itu juga dokter akan meresepkan krim antibiotik dan pelembab sebagai pencegah infeksi ataupun bisa untuk mempercepat proses pemulihan.

4. Mencegah terpapar sinar UV

Ini yang penting dan mungkin sangat perlu diingat oleh orang yang melakukan laser tatto removal. Selama beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah melakukan metode ini, hindari terpapar sinar UV. Gunakanlah perban untuk menghindari kontak dengan sinar UV. Hal ini merupakan cara untuk mencegah iritasi ataupun hiperpegmentasi pada kulit.

Memilih teknik laser untuk menghapus tatto memang akan mengurangi terjadinya efek samping. Namun bukan berarti metode ini dapat dijamin tidak akan menimbulkan efek samping. Tidak ada yang bisa menjamin 100 persen aman ketika kamu melakukan metode laser ini. Beberapa efek samping  yang timbul antara lain terjadinya infeksi, bekas luka permanen, jaringan parut, hipopigmentasi dan hiperpigmentasi.

Efek samping yang disebutkan bisa diminimalisir saat kamu menghapus tatto dengan dilakukan oleh dokter ahli yang kompeten dan professional. Selain menghapus, dokter tentu akan memberikan anjuran sesuai kepadamu. Maka konsultasikan terlebih dahulu hal ini pada dokter, karena metode ini merupakan pengapusan tatto dengan produk digital.

Banyak orang yang merkomendasikan berbagai metode tatto removal. Seperti operasi, zat kimia, dermabrasi, salabrasi, serta menggunakan kain kasa yang direndam larutan garam. Namun metode laser dianggap cara paling aman dan minim efek samping. Meski begitu metode laser juga tetap tidak diperbolehkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan orang yang punya gangguan sistem kekebalan tubuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here