Setiap pasangan suami istri tentu menginginkan kehamilan yang mudah, lancar dan alami. Namun, terkadang keinginan tak sesuai dengan faktanya. Banyak juga pasangan yang ternyata memiliki penyakit sehingga menyebabkan infertilitas atau tidak subur. Hal ini bisa kita lihat jika saat ini semakin banyak saja pasangan suami istri yang mengeluh susah memiliki anak.

Tentunya ini disebabkan oleh salah satu pasangan atau kedua-duanya, dan parahnya, banyak yang tidak menyadari jika dirinya ternyata tidak subur. Terutama pada pria, jangan lupa jika pria memiliki peran sebesar 30-40% pada permasalahan infertilitas. Infertilitas pada pria tentu bisa anda ketahui tanpa perlu periksa ke dokter. Anda bisa melakukan diagnosis in fertilitas pria jika anda mengetahui ciri-cirinya.

Tekstur

Secara normal, tekstur sperma memiliki tekstur yang cenderung kental dan konsisten seperti jelly. sperma dalam 30 menit secara otomatis akan semakin mencair dan bening. Tektur tentu berpengaruh pada kesehatan sperma. Jika anda memiliki sperma yang encer setelah ejakulasi maka bisa jadi sperma anda tidak sehat. Begitu juga jika sperma anda terlalu kental, juga menandakan jika sperma anda tidak sehat.

Warna

Sperma anda dikatakan sehat jika berwarna putih bersih, agak kekuningan atau keabu-abuan. Jika sperma anda berwarna merah atau coklat, kemungkinan pembuluh darah yang ada diprostat pecah. Begitu juga jika sperma berwarna hijau atau kuning dapat mengidentifikasikan adanya infeksi atau penyakit menular.

Bau

Jika anda memiliki sperma yang berbau klorin atau daun akasia, itu menandakan sperma anda dalam keadaan sehat. Namun, jika sperma anda setelah ejakulasi memiliki bau yang busuk, bisa dipastikan jika anda memiliki sperma yang tidak sehat.

Jumlah sperma

Rata-rata, jumlah sperma setelah ejakulasi sekitar 1 sendok the yang didalamnya mengandung 200-500 sel jantan (spermatozoa). Jika sperma anda kurang dari itu, biasanya disebabkan oleh penyumbatan dalam vesikula seminalis atau saluran ejakulasi.

selain itu, berkurangnya jumlah sperma juga disebabkan karena retrograde ejaculation, yaitu kondisi dimana air mani mengalir ke kandung kemih dan bukan memalui penis ketika ejakulasi.

Dengan adanya ciri-ciri diatas, tentu anda bisa secara mendiri mengecek kesehatan sperma anda, tanpa perlu konsultasi ke dokter. Namun, alangkah baiknya jika anda tetap berkunsultasi untuk mendapatkan solusi terbaik jika anda mengalami kelainan pada sel sperma. Sebab, kesehatan sel sperma berpengaruh pada pada program kehamilan, terutama pada prosedur bayi tabung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here